Polsek Donggo Dampingi Tim Kesehatan Laksanakan Sosialisasi Pencegahan Virus DBD

Berita233 Dilihat

Bima,Jangkarntb.com – Untuk mencegah mewabahnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang diakibatkan gigitan nyamuk aedes aegypti Personel Polsek Donggo Polres Bima Polda NTB bersama Petugas Kesehatan Puskesmas Donggo melakukan sosialisasi pencegahan pertumbuhan jentik nyamuk di Desa Kala Kecamatan Donggo Kabupaten Bima

Sosialisasi tersebut dilaksanakan dari rumah ke rumah dengan melihat langsung tempat penampungan air yang digunakan masyarakat.serta saluran air di sekitar pemukiman warga Jum,at 03/02/23 pukul 08.00.wita Pagi tadi.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH,SIK, melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka membenarkan adanya kegiatan tersebut dengan tujuan agar masyarakat tidak terjangkit wabah DBD.

‘’Polri akan terus melakukan upaya pencegahan dan memberantas penyebaran wabah DBD di wilayah kabupaten Bima’’Ujar Kapolres mengutip Adib

Personel dan Tim dari PKM Donggo menjelaskan penyebab penyakit deman berdarah dan upaya pencegahannya, untuk mencegah menyebarnya DBD jangan biarkan nyamuk-nyamuk penyebar virus mematikan ini bebas bersarang di rumah ataupun di lingkungan warga dengan melakukan gerakan 3 M.

3 M tersebut pertama yakni menguras tempat penampungan air dengan rutin sehingga tidak ada jentik nyamuk, selain itu jangan lupa membersihkan pula tempat-tempat yang digenangi air., Kedua menutup tempat penampungan air untuk menghindari nyamuk aedes aegypti berkembang biak, Ketiga adalah mengubur barang-barang bekas yang dapat ditempati untuk tumbuh bibit jentik nyamuk.

Dalam kesempatan itu juga petugas membagikan bubuk ABATE untuk pencegahan berkembang biaknya bibit jentik nyamuk aedes aegepti sementara Bhabinkamtibmas juga menyampaikan himbauan kamtibmas kepada warga yang di kunjungi untuk tetap memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dan melaporkan kalau ada potensi gangguan kamtibmas disekitar tempat tinggalnya.(Sadam-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *