Nanga Tumpa Longsor Lagi, Pengguna Jalan Diminta Hati-Hati

Berita323 Dilihat

Dompu,JangkarNTB.com – Sepertinya Tebing di Tanjakan Nanga Tumpu, Manggelewa belum berhenti menebar ancaman bagi pengguna jalan, baik yang menuju Sumbawa maupun sebaliknya.

Pasalnya, untuk ke sekian kalinya, tanjakan yang merupakan salah satu spot wisata lokal kebanggaan Dompu, khususnya Manggelewa ini lagi-lagi mengalami longsor pada Sabtu (18/3/2023) sekira pukul 10.30 Wita.

Untuk itu, Kapolsek Manggelewa, Iptu Ramli, SH., dalam keterangannya menghimbau agar para pengguna jalan untuk hati-hati melintasi jalur tanjakan nahas tersebut.

“Pengendara diharapkan dapat berhati-hati, tetap memperhatikan kondisi tebing sekeliling saat melintas,” pinta Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, bahwa bencana longsor ini terjadi untuk ke sekian kali disebabkan hujan yang melanda sebagian wilayah Manggelewa beberapa hari terakhir.

“Akibatnya, lalu lintas pengguna jalan sempat lumpuh ditutupi bebatuan besar yang jatuh di badan jalan,” ujar Kapolsek.

Untuk mengurai masalah bencana tersebut, Polsek Manggelewa melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar dapat mendatangkan alat berat guna membersihkan batu longsoran.

“Tak berselang lama, alat berat milik PT. Cakre kiriman dari Pemkab Dompu diturunkan untuk membersihkan bebatuan, dibantu Anggota Piket Polsek Manggelewa,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, sebagaimana diketahui, bahwa di sepanjang jalur Nanga Tumpu, ada beberapa titik yang berpotensi longsor. Hal ini disebabkan karena kondisi tebing yang tersusun dari struktur batu cadas yang mudah terkikis apabila curah hujan tinggi.

“Sejauh ini belum ada laporan terkait adanya korban jiwa, maka diminta agar para pengendara dapat meningkatkan kehati-hatian saat melintas,” terang Kapolsek.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus melakukan patroli secara Rutin untuk mengecek keadaan jalur tersebut guna menghindar kecelakaan bagi pengguna jalan akibat longsoran material batu dan tanah.

‘Tetap melakukan koordinasi dgn pihak -pihak terkait, melakukan penggalangan terhadap toga, tomas, toda dan LSM serta melakukan monitoring terhadap perkembangan situasi,” pungkas Kapolsek.(Sadam-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *