Ekspedisi Pulau Moyo oleh Mahasiswa Kehutanan Universitas Mataram

Berita1219 Dilihat

Tanjung pasir Pulau Moyo Sumbawa. Jangkarntb.com. Pulau Moyo merupakan sebuah pulau yang berada 2,5 km di sebelah utara Pulau Sumbawa. Pulau ini memiliki luas 350 km² dengan ketinggian maksimum 671 meter dan garis pantai 88 km.

Pulau Moyo awalnya merupakan salah satu kawasan konservasi berbentuk Taman Buru dan Taman Wisata Alam Laut sejak tahun 1986, kemudian berubah fungsi menjadi Taman Nasional Moyo Santoda pada Tahun 2022.melalui SK.901/MENLHK/SETJEN/PL.2/8/2022.

Pada tahun ini Mahasiswa/i jurusan kehutanan Universitas Mataram melakukan kunjungan praktikum ke Pulau Moyo yang memang rutin diadakan setiap tahunnya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa/i melakukan pengamatan pada beberapa satwa yang ada di pulau moyo, seperti burung gosong, kelalawar dan burung kakatua kecil jambul kuning. Pada pengamatan burung gosong, diamati sarang yang digunakannya untuk menyimpan telur dan untuk mengelabui predator. Parameter yang diamati meliputi diameter sarang, tinggi serta kedalamannya. Pada pengamatan kelelawar, diamati gua sebagai tempat tinggal dan beristirahanya, parameter yang diamati meliputi intensitas cahaya yang masuk, suhu serta kelembaban yang ada di dalam gua.

Dalam kegiatan praktikum ekspedisi moyo ini mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai keanekaragaman hayati yang menjadi ikon dari pulau moyo sendiri, sesuai dengan statusnya yang baru, yaitu sebagai Taman Nasional, maka pemahaman mengenai pentingnya menjaga kelestarian biodiversitas sangatlah penting dimiliki oleh setiap orang khususnya mahasiswa kehutanan yang bergerak di bidang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *